AS Roma sukses menghajar Juventus di Stadion Olimpico sekaligus menjaga asa Scudetto musim ini. Namun Si Nyonya Tua masih bertengger di puncak klasemen Serie A Italia giornata 36.
Tampil di hadapan Romanisti, tim Serigala Ibu Kota tampil dominan sejak awal laga. Tim besutan Luciano Spaletti sempat tertinggal setelah Mario Lemina memecah kebuntuan Tim Kuda Zebra menit ke-21. Namun empat menit berselang Daniele De Rossi berhasil menyamakan keadaan. Dua gol tambahan di paruh kedua, berkat sumbangan Stephan El Sharaawy dan Radja Nainggolan, memantapkan kemenangan I Lupi.
Selain menunda pesta juara Juve, peluang Roma untuk menjadi kampiun Italia musim ini kembali terbuka lebar. Meski Juve masih terlihat kokoh di singgasana klasemen, perolehan nilai mereka kini hanya berjarak lima poin dengan musim menyisakan dua laga.
Juventus bisa kehilangan poin lagi
Secara matematis, Roma masih bisa juara asalkan Juventus terjungkal di dua laga sisa. Sementara Totti dan kolega menyapu bersih pertandingan sisa melawan Chievo dan Genoa. Perlu dicatat pula, Si Nyonya Tua belum meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir, yakni imbang melawan Atalanta dan Torino serta takluk di Olimpico.
Belum lagi Juve akan tampil di final Liga Champions melawan Real Madrid pada 4 Juni, yang hanya berjarak sekitar tiga minggu dari sekarang. Lalu akan ada juga final Coppa Italia kontra Lazio pada 18 Mei nanti. Maka rotasi pemain adalah pilihan yang wajib dilaksanakan Max Allegri demi meminimalisir potensi cedera pemain inti.
Kondisi itulah yang bisa saja menghilangkan kesempatan Juve untuk mendulang poin penuh. Di pekan selanjutnya, Juve akan berhadapan kontra Crotone, tim yang tengah berjuang lolos dari zona degradasi. Maka jangan harap Gianluigi Buffon akan dengan mudah mengalahkan tim besutan Davide Nicola tersebut. Sementara di laga pamungkas, Juve akan tandang ke markas Bologna.
Satu spot Liga Europa jadi rebutan
Persaingan sengit juga terjadi di wilayah zona Liga Europa. Lazio dan Atalanta bisa dianggap sebagai tim yang sudah mengamankan tempat ke kompetisi kasta kedua Eropa tersebut. Masih ada satu tempat lagi yang kini diperebutkan oleh AC Milan, Fiorentina dan Inter Milan.
Dari ketiga klub tersebut, hanya Fiorentina yang mampu meraup poin sempurna di pekan ke-36 ini, menyusul kemenangan 3-2 atas Lazio di Artemio Franchi. Sedangkan Milan hanya bisa mendulang satu poin dari hasil imbang melawan Atalanta dan Inter di luar dugaan takluk dari Sassuolo di hadapan publik Giuseppe Meazza.
Untuk daftar Capocannoniere, Edin Dzeko sementara ini masih memimpin dengan torehan 27 gol. Walaupun nantinya gagal meraih Sepatu Emas, prestasi penyerang AS Roma itu patut dibanggakan. Betapa tidak, pertama kali dalam kariernya, Dzeko mampu mencetak 27 gol di liga top Eropa dengan total 37 gol di semua ajang.
Menyusul kemudian di peringkat kedua dan ketiga, penyerang Napoli, Dries Mertens dan bomber sensaional Torino, Andrea Belotti, yang sama-sama mengoleksi 25 gol. Juga masing-masing 24 gol dicetak oleh Mauro Icardi, kapten Inter Milan, dan bomber andalan Juventus, Gonzalo Higuain.









0 coment�rios: